Detail Cantuman Kembali

XML

prevalensi penyakit karang white band disease pada karang keras (seleractinia) di pantai annora taman nasional karimunjawa


Penyakit karang merupakan sumber kerusakan yang dapat menghambat laju pertumbuhan pada populasi karang. Penyakit karang ditandai dengan adanya perubahan warna, kerusakan dari jaringan karang, sampai dengan hilangnya jaringan karang. Penyakit karang merupakan gangguan ketahanan fisik terumbu karang yang disebabkan oleh serangan virus atau bakteri sehingga memicu kerusakan pertumbuhan pada ekosistem terumbu karang yang terinfeksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu Mengetahui presentase prevalensi penyakit karang White Band Disease (WBD) di Pantai Annora Karimunjawa, Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Belt Transek. Pengukuran Prevalensi dan identifikasi penyakit karang menggunakan metode Belt Transek (transek sabuk) berukuran 40x2 m atau dengan luas 800m2. Pemasangan transek dilakukan 3 kali di satu stasiun penelitian. Transek dipasang sejajar garis pantai pada kedalaman 3m. Selanjutnya di data jumlah koloni karang yang terinfeksi penyakit White Band dan Jumlah total koloni yang berada di dalam transek. Nilai prevalensi yang didapatkan pada stasiun 1 sebesar 4,87%, Pada stasiun 2 memiliki prevalensi sebesar 8,77% dan pada stasiun 3 didapatkan nilai prevalensi sebesar 8,47%, penelitian menunjukkan bahwa nilai parameter perairan pada lokasi penelitian menunjukkan hasil yang baik dan masih sesuai dengan ambang baku mutu untuk terumbu karang.
624.21.17 May p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2021
Surabaya
xii, 61 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...